Pembangunan Masjid Hajjah Andi Nurhadi di Panaikang, Makassar, Sulawesi Selatan, disebut telah mencapai progres fisik 98 persen. Masjid yang berdiri berkat dana pribadi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman itu ditargetkan bisa difungsikan paling lambat 2027.
Rezki Mulyadi, Humas PT Tiran Grup sekaligus Direktur AAS Foundation, menyampaikan bahwa pemasangan kubah telah tuntas dan seluruh penutupnya sudah terpasang sempurna. Saat ini, kata dia, tim pembangunan tengah memusatkan perhatian pada pekerjaan penyelesaian, mencakup bagian dalam maupun luar bangunan, supaya masjid lekas siap dipakai.
Dia menegaskan pihaknya berupaya sekuat tenaga agar masyarakat dapat segera memanfaatkan masjid tersebut untuk beribadah. Target mereka, paling lambat 2027, masjid sudah bisa difungsikan.
Soal pendanaan, Rezki memastikan seluruh biaya pembangunan masjid bersumber dari kocek pribadi Amran tanpa dukungan sponsor dari pihak mana pun. Dia menyebut proyek ini murni wakaf pribadi Amran untuk kepentingan umat, dan tidak ada satu rupiah pun dana sponsor yang masuk ke dalamnya.
Masjid dengan kapasitas sekitar 20 ribu jemaah itu dinamai Hajjah Andi Nurhadi, yakni nama ibunda Amran. Rezki mengungkapkan bahwa Amran berharap masjid tersebut benar-benar hidup dan membawa manfaat besar bagi banyak orang, bukan cuma sekadar bangunan yang tampak megah.
Pembangunan masjid ini masuk dalam rangkaian kegiatan filantropi Amran lewat AAS Foundation. Yayasan tersebut didirikan setelah Amran menuntaskan periode pertama jabatannya sebagai Menteri Pertanian pada 2019, dan sejak itu menjalankan sejumlah program sosial bagi masyarakat.
Dengan tahap finishing yang sedang berjalan, keberadaan masjid berkapasitas besar ini diharapkan menjadi pusat ibadah dan aktivitas sosial warga Makassar dan sekitarnya dalam beberapa tahun mendatang.



