Persaingan sepak bola putra Asian Games 2026 memasuki babak krusial. China dan Jepang melengkapi kuota empat tim yang berhak tampil di semifinal setelah melewati laga perempat final dengan hasil berbeda. Dua nama terakhir itu menyusul Korea Selatan dan Uzbekistan yang lebih dulu memastikan tempat di babak empat besar.
China membuka jalan ke semifinal dengan kemenangan meyakinkan atas Thailand. Skor 3-0 diraih pasukan tuan rumah melalui gol bunuh diri Auttapon Sangtong, lalu tambahan gol dari Hu Hetao dan Zhang Yuning. Kekalahan itu sekaligus mengakhiri perjalanan Thailand sebagai satu-satunya wakil Asia Tenggara yang tersisa di kompetisi ini.
Jalan Jepang jauh lebih berliku. Tim Samurai Biru harus bekerja keras sebelum akhirnya menundukkan Korea Utara dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Brian Nwadike pada menit ke-39 menjadi penentu kemenangan Jepang sekaligus memupus perlawanan Korea Utara.
Dengan hasil tersebut, bagan semifinal mempertemukan Korea Selatan dengan China, sementara Uzbekistan akan menghadapi Jepang. Keempat tim ini dikenal memiliki karakter permainan yang kuat di kawasan Asia, sehingga duel perebutan tiket final diprediksi berlangsung ketat.
Menariknya, dari empat negara yang masih bertahan, hanya China yang belum pernah mencicipi medali emas Asian Games. Pencapaian terbaik China adalah medali perak yang diraih pada Asian Games 1994 di Hiroshima, Jepang. Status tuan rumah membuat China tentu berambisi mengakhiri puasa gelar tersebut.
Di sisi lain, Korea Selatan memegang rekor sebagai tim tersukses dengan enam kali meraih medali emas. Sementara Jepang dan Uzbekistan masing-masing telah mengoleksi satu medali emas Asian Games, menjadikan persaingan di semifinal kian menarik untuk disimak.
Laga semifinal sepak bola Asian Games dijadwalkan bergulir pada Rabu (30/9). Dua pertandingan tersebut akan menentukan siapa saja yang berhak melaju ke partai puncak dan memperebutkan medali emas.



