Izan Guevara tampil dominan dan keluar sebagai juara pada balapan Moto2 Jepang. Sementara itu, pembalap Indonesia Mario Aji harus mengakhiri perlombaan lebih cepat akibat kecelakaan yang menimpanya di lap ke-12.
Sejak lampu start menyala, Guevara langsung mengambil kendali balapan dan terus berada di posisi terdepan. Dominasinya nyaris tanpa gangguan hingga balapan memasuki fase akhir. Tony Arbolino sempat memberikan tekanan berarti ketika tersisa tiga lap, namun Guevara mampu mempertahankan keunggulannya dengan tenang.
Memasuki dua lap terakhir, jarak Guevara dengan Arbolino masih sekitar 0,5 detik. Selisih itu sempat menyusut menjadi 0,4 detik pada lap pamungkas. Meski begitu, Guevara tidak goyah dan menjadi pembalap pertama yang melewati garis finis. Arbolino harus puas menempati posisi kedua, sedangkan Filip Salac melengkapi podium di urutan ketiga.
Di sisi lain, Mario Aji memulai balapan dengan tekad kuat untuk menembus zona 15 besar. Ia beberapa kali terlibat pertukaran posisi, tetapi belum berhasil mendekati peringkat ke-15. Petaka datang saat balapan memasuki lap ke-12, ketika pembalap Honda Team Asia itu terjatuh di tikungan dan tidak dapat melanjutkan lomba.
Kecelakaan tersebut membuat Mario Aji pulang tanpa tambahan poin dari seri Jepang. Sepanjang musim ini, ia baru mengumpulkan tiga poin, yang diraih lewat finis di posisi ke-13 pada Moto2 Brasil. Setelah hasil itu, pembalap asal Magetan tersebut selalu finis di luar 15 besar dan tercatat empat kali gagal menyelesaikan balapan.
Kondisi Mario Aji sebenarnya sempat memburuk akibat cedera leher yang dialaminya saat berkompetisi di Jerez dan Le Mans. Cedera itu memaksanya menjalani operasi dan absen dalam lima seri, mulai dari Catalunya hingga Assen. Dengan hasil di Jepang, Mario Aji masih harus berjuang keras untuk kembali kompetitif di sisa musim.
Guevara sendiri disebut tampil percaya diri sepanjang balapan. Ia dinilai mampu mengelola tekanan dari para pesaingnya, terutama Arbolino yang terus membayangi hingga lap-lap akhir. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Guevara dalam perebutan posisi di klasemen pembalap Moto2.



