Iotova Kuasai Putaran Kedua Pilpres Bulgaria Lewat Hitung Cepat

admin@amaran.id - Penulis

Senin, 2 November 2026 - 04:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenangan telak tampaknya sudah di depan mata bagi Presiden sementara Bulgaria, Iliana Iotova, dalam putaran kedua pemilihan presiden yang digelar Minggu (1/11). Berdasarkan hasil hitung cepat, ia unggul jauh atas pesaingnya yang berhaluan pro-Barat, Andrey Gyurov.

Data dari penghitungan paralel yang dilakukan lima lembaga survei menempatkan Iotova pada rentang perolehan suara 56,6 hingga 58,2 persen. Sementara itu, Gyurov hanya mengantongi angka antara 38,6 dan 40,6 persen. Selisih ini menegaskan posisi Iotova yang sulit tersusul.

Gyurov sendiri mengakui kekalahannya. Dalam konferensi pers di Sofia, ia menyatakan pihaknya menerima hasil apa pun, termasuk kemungkinan yang paling tak terduga sekalipun. Meski masa kampanye telah usai, ia menegaskan bahwa tanggung jawab politik yang diembannya tidak serta-merta berhenti sampai di situ.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang kampanye, Iotova konsisten menolak wacana penambahan pasokan senjata untuk Ukraina. Ia lebih memilih mendorong upaya perdamaian yang ditempuh lewat jalur diplomasi ketimbang esk alasi militer.

Latar politik Bulgaria turut mewarnai kontestasi ini. Pada April lalu, negara tersebut menggelar pemilu parlemen yang dimenangkan Partai Bulgaria Progresif. Partai yang dipimpin mantan presiden Rumen Radev itu mengantongi 131 dari 240 kursi di Majelis Nasional, cukup untuk menguasai mayoritas mutlak.

Iotova bukan sosok baru di lingkaran kekuasaan. Sebelumnya ia menjabat sebagai wakil presiden mendampingi Radev. Ketika Radev mundur pada Januari, Iotova otomatis mengambil alih kursi kepresidenan secara sementara.

Di sisi lain, Gyurov melontarkan kritik tajam terhadap arah kebijakan keamanan dan luar negeri pemerintahan Bulgaria. Ia menyoroti sikap pemerintah yang dinilainya ragu-ragu, menurunnya dukungan terhadap Ukraina, serta lambatnya koordinasi dengan NATO dan negara-negara mitra di Uni Eropa.

Menurut Gyurov, pendekatan semacam itu justru membuat Bulgaria makin rentan. Ia bahkan menyebut negaranya berpotensi menjadi titik lemah di kawasan timur pertahanan aliansi NATO akibat kebijakan yang tidak tegas tersebut.

Follow WhatsApp Channel amaran.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Shin Min-a dan Ju Ji-hoon Bersatu Lagi di The Remarried Empress
Aoyama Menangis Haru, Veda Ega Finis Kedua di Moto3 Malaysia
McKennie dan Luiz Pecahkan Kebuntuan, Juventus Bawa Pulang Tiga Poin dari Lecce
Justin Bieber dan Hailey Tiba di Seoul, Singgah ke Toko Pop-up di Seongsu
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:00 WIB

Shin Min-a dan Ju Ji-hoon Bersatu Lagi di The Remarried Empress

Minggu, 1 November 2026 - 10:01 WIB

Aoyama Menangis Haru, Veda Ega Finis Kedua di Moto3 Malaysia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:01 WIB

McKennie dan Luiz Pecahkan Kebuntuan, Juventus Bawa Pulang Tiga Poin dari Lecce

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:01 WIB

Justin Bieber dan Hailey Tiba di Seoul, Singgah ke Toko Pop-up di Seongsu

Berita Terbaru

Entertainment

Shin Min-a dan Ju Ji-hoon Bersatu Lagi di The Remarried Empress

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:00 WIB