Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) meluncurkan sebuah program kompetisi bertajuk PERURI Chip Hackathon 2026. Kegiatan ini dirancang khusus untuk menjaring mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Melalui ajang tersebut, para peserta diajak menuangkan gagasan serta menciptakan solusi digital yang berbasis teknologi chip. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) muda demi memperkokoh ekosistem chip di tanah air.
Head of Corporate Secretary PERURI, Adi Sunardi, menegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ini diharapkan mampu membuka cakrawala pengembangan inovasi di sektor semikonduktor. Ia menyampaikan pandangannya melalui keterangan tertulis yang dirilis di Jakarta pada Sabtu. Menurut Adi, pihaknya ingin menyediakan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan ide dan inovasi mereka di bidang chip atau semikonduktor.
“Kami ingin membuka ruang bagi talenta muda untuk mengembangkan ide dan inovasinya dalam bidang chip (semiconductor), sekaligus mengambil bagian dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia,” ujar Adi.
Adi menambahkan, melalui ajang ini, PERURI berupaya mendorong para mahasiswa agar turut berkontribusi dalam penguatan ekosistem teknologi digital Indonesia. Kontribusi tersebut diwujudkan lewat gagasan dan ide inovatif yang mereka hasilkan. Ia menilai keterlibatan kaum muda menjadi kunci perluasan ruang inovasi di bidang semikonduktor.
Dalam pelaksanaannya, rangkaian kegiatan ini dimulai dengan proses seleksi bagi seluruh peserta yang mendaftar. Dari tahap penyaringan tersebut, akan dipilih lima tim yang berhak melanjutkan ke tahap bootcamp. Pada fase bootcamp, para peserta memperoleh pendampingan intensif untuk mengembangkan sekaligus menyempurnakan gagasan yang telah mereka ajukan. Pendampingan ini menjadi bekal sebelum mereka melangkah ke babak berikutnya.
Setelah melewati bootcamp, tiga tim akan dipilih untuk tampil dalam presentasi final. Tahapan ini menjadi penentu bagi tim-tim terbaik yang dinilai memiliki potensi paling besar. Sebelum rangkaian kompetisi bergulir, PERURI juga menggelar sosialisasi yang membahas teknologi chip serta mekanisme kompetisi secara rinci. Sosialisasi ini bertujuan agar calon peserta memahami betul seluk-beluk ajang yang mereka ikuti.
Program PERURI Chip Hackathon 2026 menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Fokus utamanya adalah pengembangan ide dan solusi digital berbasis teknologi chip. Dengan menyasar kalangan kampus, PERURI berharap dapat menjaring talenta-talenta baru yang mampu memperkuat fondasi industri semikonduktor nasional.
Langkah PERURI ini sejalan dengan kebutuhan Indonesia untuk memperkuat kedaulatan digital di tengah persaingan teknologi global. Penguatan ekosistem chip menjadi salah satu pondasi penting dalam membangun kemandirian teknologi dalam negeri. Melalui kompetisi ini, PERURI menempatkan mahasiswa sebagai aktor utama yang dapat menyumbangkan gagasan segar bagi perkembangan industri chip nasional.



