Operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta terhenti total sejak dini hari tadi. Berdasarkan pemberitahuan resmi penerbangan, NOTAM Nomor A3341/26, material erupsi Gunung Anak Krakatau yang terbawa angin telah mencapai area bandara, memaksa pengelola menghentikan seluruh aktivitas penerbangan mulai pukul 01.30 WIB. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan kapan layanan akan kembali normal.
Kekacauan pun tak terhindarkan di Terminal 3. Para petugas kebersihan tampak sibuk menyapu hamparan abu vulkanik halus yang menutupi lantai area luar terminal, sementara di dalam gedung, ratusan calon penumpang memadati ruang tunggu. Mereka diterpa ketidakpastian lantaran jadwal keberangkatan dibatalkan satu per satu tanpa informasi lanjutan yang jelas.
Wulan Sari, seorang calon penumpang, menjadi salah satu korban terdampak. Ia telah tiba di bandara sejak pukul 04.00 WIB untuk mengejar penerbangan ke Singapura yang dijadwalkan berangkat pukul 06.50 WIB. Namun, maskapai Pelita Air langsung membatalkan penerbangan tersebut dan memberikan dua opsi kepadanya. Wulan mengungkapkan bahwa dirinya berencana menjadwalkan ulang perjalanan keesokan harinya atau secepatnya bila memungkinkan, sembari menunggu konfirmasi dari pihak maskapai. Ia juga menyebutkan bahwa Pelita Air menjamin pengembalian dana tiket hingga 100 persen apabila penumpang memilih untuk membatalkan perjalanan.
Nasib serupa dialami Hadrianto, penumpang lain yang juga hendak terbang ke Singapura dengan jadwal pukul 05.30 WIB. Ia masih bertahan di terminal sambil menanti informasi apakah penerbangannya akan dialihkan ke jadwal berikutnya atau tetap terbang di hari yang sama. Meski dirugikan, Hadrianto menilai langkah pembatalan ini sebagai keputusan yang masuk akal. Menurutnya, risiko keselamatan akibat erupsi gunung jauh lebih berbahaya daripada sekadar menunda perjalanan, sehingga ia lebih memilih penerbangan dibatalkan demi keselamatan bersama.
Data monitoring otoritas bandara mencatat total 33 penerbangan yang terdampak gangguan ini. Sektor penerbangan internasional menjadi yang paling terpukul dengan rincian 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 jadwal ulang. Sejumlah rute internasional yang terganggu meliputi destinasi Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul/Incheon, Doha, Amsterdam, serta Kuala Lumpur.
Sementara itu, untuk lalu lintas domestik tercatat empat penerbangan resmi dibatalkan dan satu penerbangan terpaksa dialihkan ke bandara lain. Rute yang paling terdampak adalah perjalanan dari dan menuju Lampung, kemudian penerbangan menuju Denpasar serta Surabaya.
Menghadapi situasi ini, pihak pengelola bandara mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh calon penumpang agar tidak langsung berangkat ke bandara tanpa melakukan pengecekan ulang terhadap status penerbangan masing-masing. Informasi terbaru dapat diakses melalui kanal resmi maskapai. Adapun untuk keadaan darurat dan pendampingan lebih lanjut, para pengguna jasa diarahkan menghubungi contact center InJourney Airports di nomor 172.



