Langkah tim sepak takraw quadrant putri Indonesia di Asian Games 2026 harus terhenti di babak semifinal. Enam atlet yang diturunkan, yakni Dni Mita Sari, Fujy Anggy Lestari, Wan Annisa Rachmadi, Kusnelia, Choirunnisa, dan Dita Pratiwi, menyerah dua set langsung dari Thailand pada Jumat (2/10) di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium. Kekalahan dengan skor 2-0 itu memastikan Indonesia membawa pulang medali perunggu.
Sejak set pertama, Thailand memperlihatkan dominasi penuh. Serangan mereka berjalan tajam sementara lini pertahanan tampil rapat sehingga menyulitkan Indonesia mengembangkan permainan. Situasi makin berat di set kedua ketika performa skuad Merah Putih justru menurun. Thailand kembali menguasai jalannya pertandingan dan menutup set dengan keunggulan 15-4, sekaligus mengunci tempat di partai final.
Kekalahan di semifinal tetap berbuah medali bagi Indonesia. Nomor quadrant putri tidak mempertandingkan perebutan tempat ketiga, sehingga tim yang tersingkir di semifinal langsung berhak atas perunggu. Hasil ini menjadikan sepak takraw sebagai salah satu cabang yang konsisten menyumbang medali bagi kontingen Indonesia.
Medali dari quadrant putri menambah koleksi Indonesia di cabang sepak takraw menjadi tiga butir. Dua perunggu sebelumnya disumbangkan nomor beregu putra dan beregu putri. Dengan demikian, tersisa satu nomor yang masih berpeluang menambah pundi medali, yaitu quadrant putra.
Pada nomor tersebut, Muhammad Hardiansyah Muliang dan rekan-rekannya akan menghadapi Myanmar di babak semifinal. Laga ini diprediksi tidak mudah karena Myanmar termasuk unggulan di nomor quadrant. Pada SEA Games 2025, Myanmar berhasil meraih medali perak setelah takluk dari Vietnam.
Catatan itu menjadi pembanding tersendiri bagi tim Indonesia. Di ajang SEA Games 2025, tim quadrant Indonesia bahkan tidak mampu menembus semifinal. Kini, tantangan itu terbuka di Asian Games 2026 dan menjadi ujian bagi skuad putra untuk melangkah lebih jauh.
Sementara itu, perjalanan tim putri harus diakhiri dengan perunggu. Meski gagal melaju ke final, hasil ini tetap menjadi capaian tersendiri di panggung Asian Games. Fokus kontingen Indonesia kini beralih ke nomor quadrant putra yang masih menyisakan harapan menambah medali.



