Kekalahan 2-4 yang diderita LOSC Lille dari Galatasaray pada matchday ketiga Liga Champions di Stadion Pierre Mauroy, Rabu (21/10), tidak sepenuhnya meninggalkan cerita kelam bagi Calvin Verdonk. Di tengah hasil buruk timnya, bek kiri Timnas Indonesia itu justru mengukir dua tonggak sejarah yang belum pernah diraih pemain Indonesia mana pun sebelumnya.
Rekor pertama yang dibukukan Verdonk adalah statusnya sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil sebagai starter dalam sebuah laga Liga Champions. Pelatih Lille, Davide Ancelotti, mempercayakan posisi bek kiri kepada pemain berusia 29 tahun tersebut sejak menit awal, sementara Romain Perraud harus menerima posisinya di bangku cadangan dan tidak dimainkan sama sekali dalam pertandingan itu.
Kepercayaan Ancelotti tersebut berbuah catatan sejarah kedua. Karena tampil penuh selama 90 menit, Verdonk menjadi pemain Indonesia pertama yang menyelesaikan satu pertandingan Liga Champions secara utuh. Capaian ini terbilang jauh lebih lengkap dibanding debutnya pekan sebelumnya, ketika ia hanya mendapat jatah bermain 12 menit dalam waktu normal.
“Calvin Verdonk jadi pemain Indonesia pertama yang melakoni starter di Liga Champions,” demikian sorotan yang mencuat usai laga, menandai momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia di pentas elite antarklub Eropa.
Di sisi lain, pertandingan itu sendiri berjalan pahit bagi Lille. Sempat memimpin 2-1 lewat dua gol Soriba Diaoune pada menit ke-7 dan ke-39 setelah lebih dulu kebobolan oleh Yunus Akgun, tuan rumah akhirnya tumbang setelah Galatasaray membalas melalui Aleksey Batrakov, gol bunuh diri Berke Ozer, dan Victor Osimhen. Hasil ini membuat rekor pribadi Verdonk bersama Lille ikut ternoda.
Kekalahan tersebut juga berdampak besar pada posisi Lille di klasemen Liga Champions. Klub asal Prancis itu kini terpuruk di peringkat ke-35, hanya satu setrip di atas dasar klasemen, lantaran belum sekalipun mengumpulkan poin dari tiga pertandingan yang telah dilakoni.
Bagi Verdonk, masih ada satu sejarah lain yang menanti untuk diukir. Ia berpeluang menjadi pemain Indonesia pertama yang meraih kemenangan di ajang Liga Champions, sebuah pencapaian yang hingga kini belum diraih oleh wakil Indonesia mana pun pada level turnamen antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut.



