Skip to content
amaran.id
  • Beranda
  • Berita
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Tentang Kami

Doli Soroti Jabatan Komisaris Hasyim di PTPN I

Posted on 12 Oktober 2026 By admin@amaran.id Tak ada komentar pada Doli Soroti Jabatan Komisaris Hasyim di PTPN I
Berita

Anggota DPR RI Doli Kurnia mempertanyakan dasar penunjukan Hasyim Asy’ari sebagai Komisaris Independen di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I. Menurut Doli, mantan Ketua KPU tersebut tidak memiliki rekam jejak yang relevan dengan sektor perkebunan. Kritik ini ia sampaikan di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (12/10), di tengah panasnya polemik seputar Peraturan KPU (PKPU) Nomor 19 Tahun 2023.

Doli menilai publik berhak mengetahui alasan di balik penetapan Hasyim di kursi komisaris BUMN tersebut. Ia menyebut latar belakang Hasyim tidak berhubungan dengan dunia usaha perkebunan. “Setahu saya beliau tidak punya latar belakang yang berkaitan dengan soal komisaris BUMN, khususnya berkaitan dengan soal perkebunan, dia harus jelaskan itu,” ujar Doli.

Sindiran itu muncul sebagai reaksi atas pernyataan Hasyim yang mengkritik dugaan penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 dalam PKPU Nomor 19 Tahun 2023 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden. Pasal tersebut kini menjadi sorotan dalam persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) lantaran diduga sengaja dirancang untuk meloloskan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024.

Hasyim, yang ikut merumuskan PKPU tersebut saat masih menjabat Ketua KPU, membantah telah menyelundupkan pasal itu secara diam-diam. Ia meminta semua pihak untuk tidak bersikap munafik dalam menyikapi persoalan tersebut. Dalam pernyataannya, Hasyim menyerukan agar siapa pun boleh lupa, tetapi jangan sampai berlaku munafik.

Doli mengaku geram dengan ucapan Hasyim yang dinilai terlalu personal. Ia pun mencurigai jabatan komisaris yang kini dipegang Hasyim merupakan bentuk hadiah dari pihak tertentu. Doli menantang Hasyim untuk menjelaskan secara terbuka dari mana ia memperoleh posisi tersebut. Ia mempertanyakan siapa sebenarnya yang memberikan jabatan komisaris itu kepada Hasyim.

Sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Hasyim maupun pihak PTPN I dan Kementerian BUMN mengenai jabatan komisaris yang dipersoalkan Doli. Polemik ini menambah panjang daftar pertanyaan publik seputar proses pencalonan presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024, terutama setelah putusan MK yang membuka jalan bagi Gibran untuk maju sebagai cawapres.

Navigasi pos

❮ Previous Post: PS5 Pro Diprediksi Langka hingga 2027, GTA 6 Jadi Pemicu

You may also like

Berita
Turnamen Olahraga Media-PNM Kumpulkan Donasi Rp26,8 Juta untuk Korban Bencana
27 Agustus 2026
Berita
Tesla Nyalakan Mesin Usaha Robotaxi, Austin Jadi Kota Percontohan Cybercab
5 September 2026
Berita
Sungai Maron Pacitan, Pesona “Amazon Indonesia” yang Menghidupi Warga Dusun
9 Oktober 2026
Berita
Mahasiswi UIN Kendari Alami Kekerasan Saat Pengkaderan, Orang Tua Lapor Polisi
10 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Doli Soroti Jabatan Komisaris Hasyim di PTPN I
  • PS5 Pro Diprediksi Langka hingga 2027, GTA 6 Jadi Pemicu
  • Rizky Ridho Kutuk Serangan Bus EPA Persib, Koper Pemain Raib
  • Persib di Papan Tengah, Persija Kokoh di Puncak Klasemen
  • Martin Bersyukur Podium Ketiga di Mandalika, Kembali Pimpin Klasemen
  • Agnez Mo Buka Pertamina MotoGP Mandalika 2026, Raul Fernandez Rebut Pole Position
  • Rieke Dorong Perpres Tata Kelola Pemasyarakatan Terintegrasi Usai Soroti Kasus di Cibinong dan Depok
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Redaksi

Copyright © 2026 amaran.id.