Warga Jalan Sukaramai, Kelurahan Jawa, Kecamatan Martapura Kota, Kalimantan Selatan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan lanjut usia di dalam salon miliknya. Korban diketahui bernama Yung alias WMJ (70), yang sehari-hari bekerja sebagai penata rias dan tinggal seorang diri di lokasi kejadian. Dugaan sementara mengarah pada aksi perampokan yang merenggut nyawa korban.
Jenazah korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak di dalam ruang salon yang beralamat di RT 03/01 tersebut. Sebelum penemuan itu, warga sekitar telah mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari arah bangunan salon selama beberapa hari. Kecurigaan pun muncul setelah korban tak pernah terlihat keluar rumah dan tidak ada aktivitas seperti biasanya.
Tidak adanya tanda-tanda kehidupan dari Yung membuat sejumlah tetangga mencoba mendatangi lokasi. Saat itulah mereka menemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam salonnya. Pihak kepolisian yang tiba di tempat kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
Yung dikenal sebagai sosok yang aktif membantu warga dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungannya. Meski berusia senja dan hidup sendirian, ia kerap terlibat dalam berbagai acara kemasyarakatan. Oleh karena itu, kepergiannya secara tragis meninggalkan duka mendalam bagi tetangga dan kerabat yang mengenalnya.
Sejumlah warga mengaku sempat melihat orang asing keluar masuk area salon korban beberapa hari sebelum kejadian. Namun, mereka tidak menaruh curiga karena menganggapnya sebagai pelanggan. Kini, keterangan saksi-saksi tersebut menjadi bahan pemeriksaan aparat untuk mengungkap motif dan pelaku di balik tewasnya Yung.
Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan indikasi kuat bahwa korban menjadi sasaran kejahatan. Barang-barang berharga di dalam salon dilaporkan dalam keadaan berantakan dan diduga hilang. Dugaan sementara, pelaku melancarkan aksinya dengan merampok korban yang tengah berada sendirian di tempat usahanya.
Jenazah Yung telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya. Sementara itu, aparat kepolisian dari sektor Martapura Kota masih terus melakukan penyelidikan intensif. Pemeriksaan saksi dan penelusuran rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi tengah dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga akan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal atau beraktivitas sendirian. Kapolsek setempat mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Kasus ini masih bergulir dan perkembangan selanjutnya akan diumumkan oleh pihak berwenang segera setelah penyelidikan rampung.



