Madrid Menuding Moskwa dan Tel Aviv di Balik Kampanye Hoaks Migran Ceuta

admin@amaran.id - Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 01:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintahan Spanyol melontarkan kecaman keras terhadap dua negara sekaligus, dengan menuding adanya operasi sistematis untuk merusak citra mereka di mata dunia. Perdana Menteri Pedro Sánchez secara terbuka mengaitkan kampanye disinformasi yang menargetkan negaranya dengan kepentingan politik Rusia dan Israel. Tuduhan ini menjadi babak baru dalam ketegangan diplomatik yang sebelumnya sudah memanas di kawasan Eropa.

Dalam pernyataannya, Sánchez menegaskan bahwa gelombang informasi palsu yang beredar luas mengenai krisis migran di kantong Ceuta bukanlah kebetulan belaka. Ia meyakini bahwa aktor-aktor tertentu sengaja memanfaatkan situasi rapuh di perbatasan untuk menekan Spanyol. Sikap tegas Madrid yang konsisten mengkritik invasi Moskwa ke Ukraina serta posisinya yang dianggap tidak sejalan dengan kebijakan permukiman Israel di Palestina disebut sebagai pemicu utama.

Kepala pemerintahan Spanyol itu menguraikan bahwa serangan informasi tersebut dirancang untuk memicu perpecahan internal dan melemahkan kepercayaan publik. Lebih jauh, ia menyebutkan bahwa konten-konten menyesatkan itu sengaja disebar melalui berbagai kanal digital dengan pola yang terkoordinasi. Tuduhan ini langsung menuai respons keras, baik dari Kremlin maupun Kementerian Luar Negeri Israel, yang sama-sama membantah keterlibatan mereka secara tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak berwenang di Madrid sebelumnya telah mengonfirmasi adanya lonjakan signifikan dalam penyebaran narasi negatif yang dikaitkan dengan penanganan imigran di Ceuta. Analisis awal menunjukkan bahwa banyak akun media sosial dan situs web yang menyebarkan narasi tersebut memiliki jejak koneksi ke luar negeri. Temuan inilah yang kemudian menjadi dasar bagi Sánchez untuk mengambil sikap terbuka di hadapan publik.

Sementara itu, kebijakan imigrasi Spanyol yang dinilai terlalu lunak oleh sebagian pihak juga menjadi sorotan tajam dari sejumlah negara anggota Uni Eropa. Beberapa pemimpin Eropa lainnya menyuarakan kekhawatiran bahwa pendekatan Madrid dapat menjadi preseden buruk bagi pengelolaan perbatasan blok tersebut. Tekanan politik ini datang di saat yang sama ketika Spanyol berupaya menunjukkan solidaritasnya dengan Ukraina di tengah konflik berkepanjangan.

Isu Ceuta sendiri merupakan titik sensitif yang kerap memicu gesekan, baik di dalam negeri maupun dengan mitra regional. Kota otonom tersebut menjadi pintu masuk utama bagi ribuan migran yang mencoba mencapai benua Eropa setiap tahunnya. Gelombang kedatangan massal yang terjadi belakangan ini telah memaksa pemerintah mengerahkan pasukan tambahan untuk mengamankan garis perbatasan.

Sánchez menegaskan komitmennya untuk tetap teguh pada prinsip-prinsip kebijakan luar negeri Spanyol, meskipun mendapat tekanan dari berbagai arah. Ia menilai bahwa serangan disinformasi justru menjadi bukti bahwa sikap Madrid dinilai mengganggu kepentingan pihak-pihak tertentu. Pemerintahannya berjanji akan meningkatkan literasi digital warga dan memperkuat mekanisme deteksi dini terhadap ancaman siber.

Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Luar Negeri Rusia belum memberikan tanggapan resmi secara rinci, sementara pejabat Israel menyebut tuduhan tersebut sebagai narasi yang mengada-ada. Kedutaan Besar Israel di Madrid telah mengeluarkan pernyataan singkat yang menyesalkan pernyataan perdana menteri Spanyol tersebut. Sebaliknya, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, dalam kesempatan terpisah pernah mengecam retorika anti-Rusia yang dinilainya kian meluas di negara-negara Barat.

Follow WhatsApp Channel amaran.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Jepara dan BPJS Kesehatan Pulihkan Hak Jaminan Kesehatan 531 Warga Rentan
Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal, Dua Kabar Besar Lain Mewarnai Dunia Olahraga
Bournemouth Balikkan Keadaan, Sparta Praha Takluk dengan 10 Pemain
MKMK Tolak Aduan Etik terhadap Sembilan Hakim MK soal Perkara Ijazah Gibran
Mawar de Jongh Tekankan Pentingnya Proses Belajar bagi Perempuan Muda
Arsenal Tundukkan Slavia, Como Hancurkan Lens Sembilan Gol
Menalo dan Sekulic Bawa Persib Balikkan Keadaan, Tiket 16 Besar Diamankan
Kesempatan Magang Nasional Ditutup Hari Ini, Pelamar Masih Bisa Akses MagangHub
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:01 WIB

Polres Jepara dan BPJS Kesehatan Pulihkan Hak Jaminan Kesehatan 531 Warga Rentan

Jumat, 6 November 2026 - 01:01 WIB

Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal, Dua Kabar Besar Lain Mewarnai Dunia Olahraga

Kamis, 5 November 2026 - 22:01 WIB

Bournemouth Balikkan Keadaan, Sparta Praha Takluk dengan 10 Pemain

Kamis, 5 November 2026 - 10:01 WIB

MKMK Tolak Aduan Etik terhadap Sembilan Hakim MK soal Perkara Ijazah Gibran

Kamis, 5 November 2026 - 04:00 WIB

Mawar de Jongh Tekankan Pentingnya Proses Belajar bagi Perempuan Muda

Berita Terbaru