Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, bergerak cepat menelusuri laporan warga soal dugaan korban jiwa yang belum ditemukan pasca banjir bandang di kawasan Solok. Lewat akun Instagram pribadinya @Vasco_ruseimy, Vasko terlihat sedang berbicara melalui sambungan telepon dengan seorang warga untuk memastikan kondisi terkini di wilayah yang diterjang air bah tersebut.
Dalam percakapan itu, warga menyampaikan informasi mengenai sepasang ayah dan anak yang diduga masih terperangkap di dalam sebuah mobil yang terseret arus. Warga tersebut menyatakan bahwa kendaraan itu tengah dicari oleh tim di lapangan. Vasko menerima laporan tersebut secara langsung sembari menanyakan detail kejadian yang menimpa korban.
Saksi kemudian menuturkan kronologi singkat mobil nahas itu. Menurutnya, sebuah mobil Avanza sedang melintas ketika diterjang air bah. Pengemudi sempat keluar dari kendaraan untuk meminta pertolongan. Namun, gelombang air kedua datang dan mobil tersebut tidak berhasil diselamatkan.
Selain insiden tersebut, warga juga melaporkan adanya sebuah mobil boks yang ikut terseret derasnya banjir. Beruntung, pengemudi beserta kendaraannya berhasil dievakuasi ke tempat aman. Vasko lantas menanyakan kondisi rumah-rumah warga yang terdampak bencana. Saksi mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih jauh karena situasi saat itu masih malam, gelap, dan arus air masih sangat deras.
Sementara itu, akses jalan penghubung Padang-Solok untuk sementara waktu tidak bisa dilintasi. Banjir bandang yang menghantam area sekitar Kantor Bupati Solok di Nagari Batang Barus, Kabupaten Solok, membuat jalur tersebut terputus total. “Benar (jalan Padang Solok tidak bisa dilewati),” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Reza Chairul Akbar Sidiq.
Bencana ini mulai terjadi sejak malam hari. Personel kepolisian yang dibantu tim SAR telah dikerahkan ke lokasi untuk menangani dampak banjir bandang. Chairul menyebutkan bahwa akses dari Padang menuju Solok maupun arah sebaliknya resmi ditutup mulai pukul 20.45 WIB.



