Vinicius Jr. harus menelan pil pahit dalam pertandingan Real Madrid kontra Villarreal di Stadion Bernabeu, Sabtu (10/10) waktu setempat. Pemain asal Brasil itu awalnya sukses mencatatkan namanya di papan skor, tetapi kebahagiaan tersebut sirna setelah wasit Isidro Escuderos menganulir golnya dan justru menghadiahinya kartu merah.
Peristiwa bermula pada menit ke-70. Vinicius melepaskan bola ke arah Jude Bellingham yang berada di tengah lapangan. Bellingham kemudian berlari kencang menerobos pertahanan Villarreal sebelum mengirimkan umpan cut back. Vinicius menyambut bola tersebut dengan tembakan mendatar yang menggetarkan gawang lawan.
Seisi stadion bergemuruh. Vinicius dan rekan-rekannya merayakan momen itu dengan penuh emosi. Jose Mourinho bahkan turut serta dalam selebrasi tersebut, mengingat betapa beratnya perjalanan Vinicius di awal musim ini.
Namun, kegembiraan itu tak bertahan lama. Wasit Escuderos melakukan komunikasi dengan tim VAR, lalu memutuskan untuk meninjau ulang proses terjadinya gol melalui monitor di pinggir lapangan. Setelah menyaksikan tayangan ulang, Escuderos mengambil keputusan mengejutkan: gol Vinicius dianulir.
Keputusan tersebut tidak berhenti di situ. Escuderos juga mengeluarkan kartu merah untuk Vinicius. Wasit menilai pemain berusia 25 tahun itu melakukan pelanggaran berat dalam proses terciptanya gol. Setelah melepas bola kepada Bellingham, Vinicius tercatat menarik rambut Nathan Saliba dengan keras sebelum berlari menuju gawang. Tindakan itu dianggap Escuderos sebagai pelanggaran serius yang layak diganjar kartu merah langsung.
Insiden ini kian menambah daftar kesulitan Vinicius di kompetisi La Liga musim ini. Dari delapan laga awal, ia baru mengoleksi satu gol dan tiga assist. Catatan tersebut jelas jauh dari standar performa yang biasa ditunjukkan pemain timnas Brasil itu.
Di sisi lain, Real Madrid tetap mampu mengamankan kemenangan dalam laga tersebut. Gol tunggal Yan Diomande pada menit ke-62 menjadi satu-satunya yang sah dan mengantar Los Blancos menutup pertandingan dengan skor 1-0. Kemenangan itu menjadi hiburан bagi Madrid, meski harus dibayar mahal dengan kartu merah Vinicius yang memperpanjang derita awal musimnya.



