Tugas Besar dari Presiden: Budi Gunadi Sadikin Siap Maju ke Kursi Pimpinan WHO

admin@amaran.id - Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin buka suara perihal mandat khusus yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepadanya untuk berlaga di bursa calon Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ia menegaskan kesiapannya mengemban segala tanggung jawab yang diamanatkan oleh kepala negara.

Pernyataan itu disampaikan Budi di tengah kesibukannya seusai mengikuti rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, pada Kamis (27/8) lalu. Mantan direktur utama Bank Mandiri ini mengaku tidak akan menolak tugas apa pun yang diberikan oleh Prabowo. Baginya, setiap penugasan dari presiden adalah kewajiban yang harus dijalankan dengan sepenuh hati demi kepentingan bangsa.

Menurut Budi, dorongan untuk maju sebagai kandidat Dirjen WHO berangkat dari pemikiran Prabowo tentang posisi Indonesia di kancah global. Selama ini, Indonesia belum pernah menempatkan wakilnya di organisasi-organisasi internasional besar seperti PBB. Sang presiden melihat adanya peluang emas yang bisa dimanfaatkan oleh tanah air untuk mengambil peran lebih signifikan di tingkat dunia. Karena itulah, Budi ditugaskan untuk mencalonkan diri pada kesempatan yang dinilai terbuka lebar tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa banyak negara anggota WHO yang selama ini mendambakan adanya reformasi dalam tubuh organisasi kesehatan internasional tersebut. Negara-negara tersebut, kata dia, memandang Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo memiliki kapasitas untuk membawa perubahan yang diharapkan. Kepercayaan dari komunitas internasional ini menjadi modal berharga bagi pencalonannya.

Perihal masa depannya di kabinet pemerintahan, Budi buka suara mengenai posisinya jika kelak terpilih memimpin organisasi kesehatan dunia itu. Proses pemilihan Dirjen WHO yang baru dijadwalkan berlangsung pada Mei tahun depan. Budi memastikan bahwa dirinya siap mundur dari jabatan menteri apabila suara mayoritas dari 194 negara anggota WHO jatuh kepadanya. Namun, ia juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju kursi pimpinan tersebut masih sangat panjang dan penuh ketidakpastian.

Ia menyadari bahwa keputusan final sepenuhnya bergantung pada hasil pemungutan suara yang akan dilakukan oleh seluruh negara anggota. Hingga saat ini, Budi belum mau berandai-andai terlalu jauh mengenai peluangnya, mengingat persaingan yang akan dihadapinya tidaklah mudah.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Istana Kepresidenan belum memberikan keterangan resmi terkait penugasan yang disebut oleh Budi tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi WHO pada Selasa (25/8), Budi Gunadi Sadikin terdaftar sebagai salah satu dari empat kandidat yang secara resmi diajukan oleh negara masing-masing untuk memperebutkan posisi puncak di WHO.

Selain Budi, tiga nama lain yang turut serta dalam persaingan ini adalah Hanan Mohammed Al-Kuwari yang diusulkan oleh Qatar, Hanan Balkhy yang merupakan kandidat dari Arab Saudi, serta Hans Henri P. Kluge yang diajukan oleh Belgia. Kluge sendiri saat ini menjabat sebagai Direktur Regional WHO untuk kawasan Eropa, sehingga pengalamannya di organisasi tersebut diprediksi menjadi tantangan tersendiri bagi para pesaingnya.

Dengan latar belakang empat kandidat yang memiliki rekam jejak beragam di bidang kesehatan global, persaingan untuk menjadi pimpinan tertinggi WHO dipastikan akan berlangsung sengit pada pemilihan yang akan digelar tahun depan.

Follow WhatsApp Channel amaran.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Jepara dan BPJS Kesehatan Pulihkan Hak Jaminan Kesehatan 531 Warga Rentan
Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal, Dua Kabar Besar Lain Mewarnai Dunia Olahraga
Bournemouth Balikkan Keadaan, Sparta Praha Takluk dengan 10 Pemain
MKMK Tolak Aduan Etik terhadap Sembilan Hakim MK soal Perkara Ijazah Gibran
Mawar de Jongh Tekankan Pentingnya Proses Belajar bagi Perempuan Muda
Arsenal Tundukkan Slavia, Como Hancurkan Lens Sembilan Gol
Menalo dan Sekulic Bawa Persib Balikkan Keadaan, Tiket 16 Besar Diamankan
Kesempatan Magang Nasional Ditutup Hari Ini, Pelamar Masih Bisa Akses MagangHub
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:01 WIB

Polres Jepara dan BPJS Kesehatan Pulihkan Hak Jaminan Kesehatan 531 Warga Rentan

Jumat, 6 November 2026 - 01:01 WIB

Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal, Dua Kabar Besar Lain Mewarnai Dunia Olahraga

Kamis, 5 November 2026 - 22:01 WIB

Bournemouth Balikkan Keadaan, Sparta Praha Takluk dengan 10 Pemain

Kamis, 5 November 2026 - 10:01 WIB

MKMK Tolak Aduan Etik terhadap Sembilan Hakim MK soal Perkara Ijazah Gibran

Kamis, 5 November 2026 - 04:00 WIB

Mawar de Jongh Tekankan Pentingnya Proses Belajar bagi Perempuan Muda

Berita Terbaru