Honda mengambil langkah pembaruan pada model terendah Odyssey untuk pasar China. Varian termurah MPV tujuh penumpang itu kini dilengkapi layar infotainment berukuran 12,3 inci, fitur yang sebelumnya tak tersedia pada versi tersebut. Langkah ini dilakukan pabrikan Jepang itu demi menjaga posisi Odyssey di tengah persaingan MPV China yang kian menekankan aspek teknologi dan kenyamanan kabin.
Keputusan Honda tersebut sekaligus menghapus konfigurasi lama yang sempat menjadi sorotan. Sebelumnya, Odyssey versi paling murah di China dikenal tidak memiliki layar tengah, kamera mundur, bahkan cruise control. Kini, dengan penyegaran terbaru, lebih banyak fitur disematkan Honda bahkan sejak varian paling dasar.
Menariknya, varian Pro yang menempati posisi terendah justru memiliki layar lebih besar dibandingkan dua varian di atasnya. Layar 12,3 inci pada varian Pro melampaui ukuran 10,1 inci yang dipakai pada varian Pro+ dan Max. Sistem infotainment tersebut mendukung konektivitas Apple CarPlay, Huawei HiCar, dan CarLink, meski belum dibekali fitur navigasi maupun perintah suara bawaan.
Di sisi harga, varian Pro dibanderol mulai 184.800 yuan. Sementara itu, model Pro+ dipasarkan dengan harga 231.800 yuan dan varian Max sebagai yang termahal dijual 241.800 yuan.
Bukan hanya soal layar, Honda turut menambah sederet opsi kenyamanan bagi konsumen. Kursi baris pertama dan kedua bisa dipilih dengan fungsi pemanas, ventilasi, hingga pijat. Konsumen juga dapat memilih sejumlah perangkat tambahan, mulai dari kamera 720 derajat, kaca spion digital, kulkas yang menyatu pada konsol tengah, sampai layar hiburan berukuran 15,6 inci untuk penumpang baris belakang.
Dari segi mekanis, Honda tidak mengubah banyak hal. Odyssey masih mengandalkan kombinasi mesin bensin naturally aspirated 2,0 liter dan motor listrik yang tergabung dalam sistem hybrid e:HEV. Racikan tersebut menyemburkan tenaga 158 kW atau setara 212 hp, yang disalurkan melalui transmisi E-CVT.
Soal dimensi, MPV ini memiliki panjang 4.861 mm, lebar 1.820 mm, dan tinggi 1.712 mm, dengan jarak sumbu roda 2.900 mm. Kabinnya ditata untuk tujuh penumpang dengan formasi 2+2+3.
Pembaruan pada Odyssey menjadi sinyal bahwa Honda serius mempertahankan eksistensinya di pasar otomotif China yang dinilai cukup rumit. Penyegaran fitur dan kenyamanan kabin dipilih sebagai strategi agar model ini tetap bersaing melawan para pesaing di segmen MPV yang semakin mengutamakan teknologi.



