Skip to content
amaran.id
  • Beranda
  • Berita
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Tentang Kami

Peluncur Roket di Pulau Larak Dihancurkan, Iran Balas Serang Dua Pangkalan AS

Posted on 31 Agustus 202631 Agustus 2026 By admin@amaran.id Tak ada komentar pada Peluncur Roket di Pulau Larak Dihancurkan, Iran Balas Serang Dua Pangkalan AS
Berita, Politik

Serangan balasan semakin memanas di kawasan Teluk. Militer Amerika Serikat melancarkan aksi militer ke sebuah pulau strategis di Selat Hormuz yang selama ini menjadi titik rawan konflik. Target operasi tersebut adalah dua unit peluncur roket milik Iran yang disinyalir tengah bersiap untuk aksi ofensif di jalur pelayaran internasional.

Juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) membenarkan bahwa operasi tersebut menyasar infrastruktur militer Teheran di Pulau Larak. Washington beralasan, serangan itu dilakukan sebagai langkah preventif untuk menggagalkan rencana Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang hendak meluncurkan rudal pembawa ranjau laut. Aksi pencegahan ini dinilai penting untuk menjaga keamanan alur laut di salah satu titik tersibuk dunia tersebut.

Teheran tidak tinggal diam. Sebagai respons atas gempuran itu, IRGC langsung melakukan serangan balasan ke dua pangkalan udara AS yang berada di Yordania, yakni King Hussein dan AlAzraq. Dalam pernyataan resminya, IRGC mengklaim bahwa operasi pembalasan itu berhasil menghancurkan infrastruktur teknis, fasilitas perbaikan, serta area parkir pesawat tempur di kedua pangkalan tersebut. Mereka menegaskan bahwa tindakan agresif musuh hanya akan berujung pada keputusasaan dan setiap serangan akan mendapat respons yang jauh lebih menghancurkan.

Pengamat militer menilai pilihan target AS di Pulau Larak sangat spesifik. Mantan direktur urusan Semenanjung Arab di Kementerian Pertahanan AS, David Des Roches, menduga kuat sasaran serangan tersebut adalah sistem peluncur roket ganda jarak jauh Fajr-5. Sistem artileri ini diyakini memiliki jangkauan tembak hingga 75 kilometer, yang menurutnya cukup untuk menjangkau dan mengganggu jalur pelayaran utama di perairan Selat Hormuz.

Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa ancaman utama dari sistem roket ini bukan hanya pada kapal militer, tetapi juga pada kapal sipil. Des Roches menjelaskan, banyak kapal dagang yang kini memilih jalur alternatif melalui perairan Oman untuk menghindari risiko serangan terhadap kapal netral. Jika Iran benar-benar meluncurkan rudal dari posisi tersebut, potensi penyebaran ranjau laut bisa membuat situasi di jalur selatan menjadi kacau balau. Ia pun mengakui bahwa Iran memiliki kapabilitas yang cukup signifikan untuk melaksanakan ancaman tersebut.

Konflik terbuka antara kedua negara ini telah memasuki bulan keenam sejak dimulai pada 28 Februari lalu. Yang menarik, eskalasi militer ini justru terjadi di tengah meredanya ketegangan dalam beberapa pekan terakhir, di mana pemerintahan Trump sebelumnya lebih memilih fokus pada tekanan ekonomi berupa sanksi daripada operasi militer langsung. Sejak perang dimulai, Iran memang telah memblokir Selat Hormuz, jalur vital yang menjadi lintasan seperlima pasokan minyak mentah dunia.

Upaya diplomatik untuk meredakan situasi sebenarnya telah digencarkan oleh sejumlah mediator internasional, termasuk Pakistan dan Qatar. Sayangnya, perundingan selama berbulan-bulan tersebut belum membuahkan hasil konkret. Meski gencatan senjata sempat disepakati pada April lalu dan nota kesepahaman menuju perjanjian damai final telah ditandatangani pada Juni, implementasi di lapangan masih jauh dari harapan. Akar perselisihan yang paling pelik tetap sama, yakni soal keamanan dan hak kendali atas wilayah perairan strategis Selat Hormuz yang menjadi rebutan kedua negara.

Navigasi pos

❮ Previous Post: Kapolri Perombak Sejumlah Jabatan Perwira Tinggi dan Menengah, Dua Kapolda Ikut Diganti
Next Post: WHOME, Rumah Instan Tahan Gempa dari Limbah Industri yang Siap Dibangun Massal ❯

You may also like

Berita
Prabowo Canangkan “Jas Hijau” agar Jasa Ulama Tak Terlupakan
27 Agustus 2026
Berita
Tugas Besar dari Presiden: Budi Gunadi Sadikin Siap Maju ke Kursi Pimpinan WHO
27 Agustus 2026
Berita
Abu Vulkanik Anak Krakatau Lumpuhkan Penerbangan Soekarno-Hatta Sementara
5 September 2026
Berita
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 81 PMI Bermasalah dari Malaysia
12 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Memoar Charles Spencer Ungkap Dampak Kehilangan Diana pada Harry
  • Harga Tiket Loop Tour Ed Sheeran Rontok, Refund Mulai Diminta
  • Robot Selam Dikerahkan untuk Menelusuri Isi KM Virgo
  • Conceicao dan Bremer Pecahkan Kebuntuan, Juventus Tundukkan Atalanta
  • Seraf Naro Siregar Buka Rekening Medali Indonesia di Asian Games 2026
  • Veda Ega Terhambat Masalah Teknis, Start Moto3 Austria dari Posisi 19
  • Fortuna Sittard Tundukkan Willem II, Hubner dan Romeny Starter
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Redaksi

Copyright © 2026 amaran.id.