Pertamina MotoGP Mandalika 2026 resmi bergulir di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10). Balapan ini menjadi seri keempat yang digelar secara beruntun di sirkuit tersebut sejak pertama kali masuk kalender pada 2022.
Sebelum lampu start menyala, panitia menghadirkan sesi pembukaan yang berlangsung meriah. Marching band, penari, dan sejumlah penyanyi tampil menghibur penonton yang memadati area sirkuit. Agnez Mo menjadi salah satu pengisi acara utama. Ia membawakan lagu “Gebyar-gebyar” ciptaan Gombloh, lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Di sesi kualifikasi, Raul Fernandez tampil sebagai yang tercepat. Ia akan memulai balapan dari posisi terdepan, ditemani Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio yang melengkapi barisan depan. Sementara itu, Marc Marquez, Jorge Martin, dan Fermin Aldeguer menempati baris kedua.
Marc Marquez sudah menunjukkan tajinya jelang balapan utama. Pembalap Spanyol itu diketahui keluar sebagai pemenang sprint race yang digelar sehari sebelumnya, Sabtu (10/10).
Menariknya, sejarah MotoGP Mandalika mencatat belum ada pembalap yang mampu menang dua kali. Dari empat edisi yang sudah berlangsung, selalu muncul juara berbeda. Miguel Oliveira membuka daftar pemenang pada 2022, disusul Francesco Bagnaia, lalu Jorge Martin, dan terakhir Fermin Aldeguer. Rangkaian itu membuat MotoGP Mandalika 2026 berpeluang besar melahirkan pemenang anyar bila salah satu pembalap yang belum pernah menang mampu finis terdepan.
Raul Fernandez punya kans besar memecah tradisi tersebut. Start dari pole position menjadi modal berharga baginya untuk bersaing di barisan terdepan sejak lap pertama. Namun, tekanan akan datang dari para pembalap papan atas yang menempel ketat di belakangnya.
Sirkuit Mandalika sendiri dikenal sebagai trek yang menuntut konsistensi dan ketelitian. Karakter tikungan yang beragam serta kondisi aspal yang panas kerap menjadi faktor penentu hasil balapan. Para tim pun dituntut jeli dalam menentukan strategi ban dan pengaturan motor.
Balapan utama Pertamina MotoGP Mandalika 2026 diprediksi berlangsung ketat. Selain memperebutkan poin penuh, para pembalap juga berambisi mengukir nama dalam sejarah sebagai juara baru di sirkuit yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, itu.



