Skip to content
amaran.id
  • Beranda
  • Berita
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Teknologi
  • Bisnis
  • Tentang Kami

Brasil dan AS Bentuk Kelompok Kerja untuk Bahas Tarif Dagang

Posted on 1 Oktober 2026 By admin@amaran.id Tak ada komentar pada Brasil dan AS Bentuk Kelompok Kerja untuk Bahas Tarif Dagang
Berita

Pemerintah Brasil dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan untuk membentuk sebuah kelompok kerja yang akan membahas persoalan tarif. Kesepakatan tersebut diraih setelah berlangsungnya pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Brasil Mauro Vieira, Menteri Pembangunan, Perindustrian, Perdagangan, dan Jasa Brasil Marcio Elias Rosa, serta Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer.

Pertemuan ketiga pejabat itu berlangsung di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat, di sela-sela rangkaian pertemuan para menteri perdagangan Kelompok 20 (G20). Forum tersebut beranggotakan 19 negara ditambah Uni Eropa dan Uni Afrika.

Dari pihak Washington, sebuah proposal diperkirakan bakal diajukan dalam beberapa pekan mendatang. Dokumen itu akan memaparkan cakupan perundingan, mencakup persoalan tarif hingga berbagai hambatan perdagangan lainnya. Rencana pengajuan proposal tersebut disampaikan oleh kementerian Brasil.

Dalam pertemuan itu, kedua menteri Brasil menegaskan kembali kesiapan pihaknya menempuh jalur dialog dan perundingan guna mencari penyelesaian. Langkah tersebut tetap diupayakan sembari menjaga kepentingan nasional Brasil dan memperbesar peluang usaha bagi pelaku bisnis di kedua negara.

Sebelumnya, Washington telah mengumumkan pengenaan tarif berdasarkan Pasal 301 sebesar 25 persen terhadap sejumlah barang asal Brasil pada 15 Juli. Kebijakan itu kemudian disusul langkah terpisah pada 23 Juli berupa tarif tambahan sebesar 12,5 persen terhadap sejumlah produk impor dari Brasil.

Menurut keterangan kementerian Brasil, kedua kebijakan tarif tersebut berdampak langsung pada sejumlah komoditas ekspor Negeri Samba ke pasar Amerika Serikat. Dampak itu menambah tekanan bagi pelaku usaha di Brasil yang selama ini mengandalkan pasar AS sebagai salah satu tujuan utama ekspor mereka.

Pembentukan kelompok kerja ini menjadi sinyal bahwa kedua negara memilih jalur negosiasi ketimbang eskalasi konflik dagang. Namun, hasil akhir dari perundingan tersebut masih bergantung pada isi proposal yang akan diajukan Washington serta respons Brasil dalam proses pembahasan nanti.

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Navigasi pos

❮ Previous Post: Suyudi Ario Seto Janjikan Pemberantasan Premanisme hingga Debt Collector
Next Post: Cabai Rawit dan BBM Non-Subsidi Jadi Pendorong Utama Inflasi September 2026 ❯

You may also like

Berita
Peluncur Roket di Pulau Larak Dihancurkan, Iran Balas Serang Dua Pangkalan AS
31 Agustus 2026
Berita
Tiga Jurus Andalan Kementerian Kehutanan Menjinakkan Api di Puncak Kemarau
4 September 2026
Berita
Eksim Bisa Kambuh Berulang, Kenali Pemicunya Sejak Dini
4 Oktober 2026
Berita
Ketika Shin Tae Yong Masih Pemain dan Menghancurkan Persib di Bandung
16 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Agnez Mo Buka Pertamina MotoGP Mandalika 2026, Raul Fernandez Rebut Pole Position
  • Rieke Dorong Perpres Tata Kelola Pemasyarakatan Terintegrasi Usai Soroti Kasus di Cibinong dan Depok
  • Indonesia Kirim 60 Ribu Personel dan 48 Pesawat Atasi Karhutla di Sumatra-Kalimantan
  • Gol Vinicius Dianulir, Kartu Merah Jadi Akhir Kisah Pahit di Bernabeu
  • Malaysia Naikkan Upah Minimum, UMKM Kecil Dapat Pengecualian
  • Gempa Kembar Guncang Panama, Presiden Nyatakan Bencana Besar
  • Verdonk Kembali ke Lille Usai Antar Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Redaksi

Copyright © 2026 amaran.id.