Kemenangan ketiga secara beruntun diraih Torino saat menjamu Monza pada pekan kedelapan Liga Italia. Laga yang digelar di Stadion Olimpico, Turin, Jumat waktu setempat, berakhir dengan skor 3-2 untuk tuan rumah setelah menyajikan drama lima gol sepanjang pertandingan.
Tambahan tiga poin membawa Torino naik ke posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 13 poin dari delapan laga. Jarak mereka dengan penghuni empat besar kini hanya terpaut dua angka, membuat persaingan di papan atas semakin ketat.
Gol pembuka tuan rumah lahir pada menit 39. Kian Fitz-Jim menuntaskan aksi individunya dengan sepakan yang menggetarkan gawang Monza, mengubah kedudukan menjadi 1-0. Keunggulan itu bertahan hingga turun minum.
Selepas jeda, Monza merespons cepat. Baru dua menit babak kedua berjalan, Gustavo Varela memanfaatkan kelengahan lini belakang Torino dan menyamakan skor menjadi 1-1. Gol tersebut sempat menghidupkan asa tim tamu untuk membalik keadaan.
Namun Torino kembali mengambil kendali. Rafik Belghali dan Nikola Vlasic bergantian mencatatkan nama di papan skor, membawa tim asuhan mereka menjauh 3-1. Ketajaman kedua pemain itu menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung terbuka.
Monza tak menyerah begitu saja. Pada masa injury time, tepatnya menit 90+4, mereka memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 lewat gol bunuh diri Nathan Patterson. Kesalahan pemain Torino itu membuat laga berjalan menegangkan di penghujung waktu.
Skor 3-2 bertahan sampai wasit meniup peluit panjang. Kemenangan ini memperpanjang tren positif Torino, sementara Monza harus pulang dengan tangan kosong meski sempat memberikan perlawanan sengit.
Gelandang Torino, Nikola Vlasic, mengaku senang dengan hasil yang diraih timnya. “Kami menunjukkan karakter dan mentalitas juara hari ini,” ujarnya usai pertandingan, dikutip dari laman resmi klub.
Bagi Torino, raihan ini menjadi modal berharga menghadapi jadwal padat berikutnya. Konsistensi menjadi kunci jika mereka ingin terus menempel rombongan empat besar di klasemen Liga Italia.



