PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan rangkaian kereta premium yang sempat dijajal langsung oleh Presiden Prabowo Subianto itu tidak akan beroperasi sebagai moda transportasi publik harian. Rangkaian kereta tersebut justru diarahkan untuk menjangkau segmen pasar perjalanan rekreasi dengan skema sewa menyeluruh maupun paket wisata bersama.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengungkapkan bahwa Kereta Nusantara Explorer akan diperkenalkan secara komersial kepada publik. Namun, Anne menegaskan armada ini tidak masuk dalam kategori kereta reguler yang melayani rute tetap setiap hari. Layanan yang ditawarkan lebih fleksibel, baik melalui mekanisme charter dari pihak tertentu maupun open trip yang bisa diikuti perorangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Anne dalam agenda konferensi pers yang digelar di Stasiun KRL BNI City pada Jumat pekan lalu. Menurutnya, format operasional kereta ini memang sengaja dirancang menyerupai layanan kereta wisata lain yang sudah berjalan selama ini.
Salah satu keunggulan utama yang disiapkan KAI pada kereta ini adalah fasilitas penginapan di dalam gerbong. Penumpang tidak perlu repot berpindah tempat menginap selama melakukan perjalanan jarak jauh. Konsep ini memungkinkan para pelancong menikmati perjalanan lintas kota sambil beristirahat, menikmati hidangan, dan singgah di sejumlah destinasi sebelum melanjutkan perjalanan kembali.
Anne menambahkan, pengalaman yang ditawarkan Nusantara Explorer kelak diklaim akan menyerupai sensasi berlayar dengan kapal pesiar, namun berada di atas rel. Penumpang bisa bersantap malam di kereta, beristirahat di ranjang yang telah disediakan, lalu turun untuk mengeksplorasi obyek wisata tertentu, dan melanjutkan kembali perjalanan menuju lokasi berikutnya.
Saat ini, pihak KAI masih melakukan sentuhan akhir terhadap beberapa gerbong yang belum sepenuhnya siap. Anne menyebut sejumlah unit kereta masih dalam proses penyelesaian agar dapat tergabung menjadi satu rangkaian utuh Nusantara Explorer. Proses persiapan tersebut tengah dipercepat sebelum kereta resmi dipublikasikan.
Terkait jadwal peluncuran resmi, KAI belum berani memberikan kepastian waktu. Anne hanya menyampaikan bahwa perusahaan akan mengumumkan secara terbuka apabila seluruh aspek teknis maupun persiapan komersial telah dinyatakan rampung. Informasi detail mengenai tarif, rute, dan skema pemesanan baru akan diungkap ketika waktu peluncuran tiba.
“Segala hal terkait informasi komersial segera kami sampaikan kepada masyarakat,” ujar Anne menegaskan.



