Rumor yang menyebut Hajime Moriyasu bakal menangani timnas Malaysia mendapat bantahan tidak langsung dari media Jepang. Pelatih berusia 58 tahun itu disebut lebih mengarahkan kariernya ke sepak bola klub, khususnya di Eropa, ketimbang menerima tawaran dari tim nasional Asia Tenggara.
Isu soal Moriyasu sempat memanaskan bursa pelatih Malaysia dalam sepekan terakhir. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) digadang-gadang mendekati juru taktik yang membesut Samurai Biru sejak 2018 itu. Ketertarikan tersebut muncul karena kursi pelatih Harimau Malaya masih diisi sosok sementara, Tan Cheng Hoe, sementara kontrak Moriyasu bersama Jepang akan habis usai Piala Asia 2027 atau paling lambat Februari tahun depan.
FAM sendiri sudah angkat bicara menanggapi kabar tersebut. Federasi menyatakan belum ada keputusan final soal kemungkinan merekrut Moriyasu.
Nikkan Gendai membeberkan alasan di balik keraguan Moriyasu. Menurut media itu, melatih klub yang menggelar latihan setiap hari dan memungkinkan pelatih melihat perkembangan pemain secara langsung lebih sesuai dengan karakter Moriyasu. Hal itu dinilai berbeda dengan pekerjaan menangani tim nasional yang hanya berkumpul beberapa kali setahun, bertanding dalam waktu singkat, lalu bubar.
Media yang sama juga mengungkap ambisi besar Moriyasu seusai Piala Asia. Ia disebut ingin menjadi pelatih asal Jepang pertama yang menakhodai klub di Eropa.
Sakanowa turut memberitakan keraguan sang pelatih terhadap peluang ke Malaysia. Lingkaran sepak bola Jepang, menurut laporan tersebut, menilai prospek Moriyasu ke timnas Asia Tenggara tidak sejalan dengan arah kariernya sekarang.
“Situasi tersebut sempat menjadi pemantik isu Asosiasi Sepak Bola Malaysia bakal merekrut pelatih yang sudah menangani Jepang sejak 2018,” demikian gambaran awal pemberitaan yang berkembang.
Dengan kontraknya yang tersisa hingga Piala Asia 2027, masa depan Moriyasu memang masih menjadi tanda tanya. Namun sinyal dari Jepang menunjukkan bahwa langkahnya kemungkinan besar mengarah ke klub Eropa, bukan ke kursi pelatih Malaysia.



